Akhirnya wajahmu tak lagi membayang dalam perialananku mengitari Jogja kala malam. Aku tak lagi menoleh ke kaca spion untuk memastikan ada kamu di situ. Dan sebagaimana lirik lagu I Don’t Love You-nya MCR yang selalu jadi teman perialananku, aku jadi benar-benar mengerti bahwa memulai kembali kisah lama, tak akan seperti semula.
You May Also Like
Selektif, Multitasking dan Dating Apps
- byReshie Fastriadi
- May 29, 2023
Kita akan selektif pada waktunya. Memilih dengan cermat dan bijaksana siapa si orang paling tepat itu. Meski usia…
Segera Dibangun! Rumah Siap Huni di Kepalaku
- byReshie Fastriadi
- May 29, 2023
Segera dibangun! Rumah siap huni di kepalaku. Syaratnya mudah; cukup tampil apa adanya, suara merdu, suka Marvel dan…
Bersujudlah. Tuhan Sedang Rindu Kamu
- byReshie Fastriadi
- July 26, 2023
Pernahkah kau merenungkan di malam menjelang Senin seperti sekarang, bahwa kau itu rusak. Ada sesuatu dalam dirimu yang…
Hei! Opsimu terbatas! Jadi lekaslah!
- byReshie Fastriadi
- May 29, 2023
“Udahlah. Semua kan udah ada yang ngatur. Aku juga nggak buru-buru amat. Santai” Padahal jauh dalam kepalamu aneka…
Namamu Adalah 94 Atau 95 Atau 96
- byReshie Fastriadi
- October 23, 2023
Namamu adalah sembilan empat tapi kau suka dipanggil sembilan lima atau sembilan enam. Kau hidup dalam ruang pengap…
Bertahan-nya Rocket Rockers
- byReshie Fastriadi
- October 23, 2023
Apa yang paling istimewa dari mulut yang tak henti melagukan doa-doa selain langkah yang lebih tegas, tatapan yang…