Pada akhirnya kita harus meyakini bahwa kedekatan yang instan tak akan melahirkan hubungan yang panjang. Ya, belum ada satu bulan, akhirnya kita saling menumpahkan derai air mata di sore penuh keganjilan itu. Oh iya. Apakah kau tahu? Wangimu masih menempel di bajuku, lengkap dengan sedih paling raya. Perkara perdebatan itu; aku bersiteguh mencari jalan keluar. […]
Seseorang pernah bertanya padaku mengapa aku belum punya kekasih padahal menurutnya, aku cukup proper untuk jadi tempat pulang seseorang. Sebelum berkata itu, ia meminta maaf terlebih dahulu. Takut menyakiti perasaanku, katanya. “Kamu baik, menyenangkan, dan cara bicaramu selalu bisa membuatku betah mendengarkan meski kadang aku suka sulit menangkap maksudmu” katanya lewat sambungan telpon. “Percayalah, kamu […]

